Kamis, 23 Februari 2017






ANCAMAN TERHADAP BUDAYA


Dalam sosiologi, budaya bisa diartikan sebagai hasil cipta, rasa, karsa, dan budi manusia. Budaya, sangat berkaitan erat dengan kehidupan dan aktivitas masyarakat yang menjalaninya. Budaya lahir dari setiap tindakan yang dilakukan manusia. Dengan kata lain, budaya itu sudah ada sejak manusia diciptakan. Karenanya manusia juga terikat pada budaya.
Indonesia, negara dengan ribuan pulau, beragam suku, ras, agama, budaya, serta dengan 253 bahasa. Indonesia negara yang kaya akan budaya. Namun sayang dewasa ini, budaya itu pelan-pelan mulai pudar. Apalagi kita sedang berada dalam era globalisasi, dimana teknologi semakin canggih, dan mulai munculnya budaya-budaya asing yang tidak sepenuhnya positif. Pelan-pelan budaya kita mulai dilupakan, dan bukan tidak mungkin, bahwa suatu hari nanti budaya kita akan benar-benar hilang.
Masyarakat khususnya kaum muda atau para remaja saat ini sudah mulai tenggelam dalam arus globalisasi dan terknologi yang semakin deras. Banyak bermunculan aplikasi-aplikasi serta game-game yang menarik. Bahkan akses informasipun menjadi lebih mudah dan cepat. Sebenarnya, ini merupakan hal baik. Karena setiap orang dapat mencari dan mengakses informasi yang diperlukan dengan lebih cepat dan praktis. Tapi ada juga sisi negatifnya. Para remaja lebih suka menggunakan internet untuk bermain game, facebook, twiter, instagram, dan mencari informasi seputar dunia maya serta selebritis, dan bukannya untuk menambah wawasan. Karena itu tidak heran bila anak-anak zaman sekarang kurang tahu, atau malah tidak tahu sama sekali tentang kebudayaannya. Hal ini bukan saja salah sang anak, tapi juga orangtua dan lingkungan masyarakatnya yang tidak mengajarkan budaya pada mereka. Akibatnya, tidak ada penerus yang bisa melestarikan buda yang ada. Terbukti dari banyaknya kebudayaan di dunia yang nyaris dinyatakan punah.
Apa kita akan berdiam diri saja? Bukankah seharusnya kita mulai berbenah diri dan mulai berusaha membangun komunikasi dan menjelaskan tentang budaya kita, agar budaya itu tidak punah begitu saja.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar